Perekrutan di pasar kerja yang kompetitif saat ini membutuhkan lebih dari sekadar memasang lowongan atau menyeleksi resume. Organisasi di Amerika Serikat semakin banyak mengadopsi Rekrutmen 360, juga dikenal sebagai siklus penuh atau perekrutan dari awal hingga akhir, untuk menciptakan proses rekrutmen yang lebih terstruktur, akuntabel, dan berpusat pada kandidat.
Itu Proses rekrutmen 360 derajat Mencakup seluruh siklus perekrutan, mulai dari perencanaan tenaga kerja dan pencarian bakat hingga orientasi dan tindak lanjut pasca penempatan. Tidak seperti model yang terfragmentasi, model ini memberikan kepemilikan siklus penuh kepada satu perekrut atau tim, memastikan kesinambungan, pengambilan keputusan yang lebih cepat, dan keselarasan yang lebih kuat dengan tujuan bisnis.
Lanjutkan membaca “360 Recruitment Process: 6 Core Stages of Full-Cycle Hiring”